Apa Saja Makanan Untuk Penderita Kista?

makanan-penderita-kista

Kita sering kali mendengar adanya penyakit kista. Apa itu kista? Yakni merupakan sebuah penyakit yang menyerang wanita akibat beberapa faktor. Penyakit ini sangat berbahaya karena bisa membuat wanita tidak memiliki keturunan. Penyakit kista bisa menyerang rahim dan juga payudara.

Apa Faktor Penyebab Kista?

Penyakit ini bisa muncul tanpa kita sadari. Karena faktor penyakit kista diantaranya adalah:

  • akibat asap rokok,
  • radikal bebas,
  • debu dan polusi atau pencemaran udara,
  • asap kendaraan atau asap pabrik
  • akibat tidak lancarnya siklus menstruasi
  • atau menstruasi yang tidak teratur,
  • akibat terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak dan berkalori
  • akibat menstruasi dini atau yang terlau awal,
  • serta akibat adanya riwayat kista rahim sebelumnya yang bisa memicu kista pada bagian lain.

Bagaimana Mengatasi Kista Dengan Makanan?

Ketika anda telah mengalami beberapa gejala adanya penyakit kista. Maka sebaiknya segera hubungi dokter terdekat. Di samping itu, anda juga perlu melakukan perawatan di rumah yakni dengan mengatur pola makan anda serta jenis makanan yang harus anda konsumsi. Terdapat beberapa jenis makanan untuk penderita kista yang bisa anda konsumsi, diantaranya:

  1. Sayur-sayuran

Sayuran merupakan jenis makanan sehat yang bisa membantu kesehatan tubuh. sayuran mengandung nutrisi tinggi yang bisa membantu menyembuhkan penyakit kista. Beberapa sayuran yang baik untuk penderita kista diantaranya adalah brokoli. Karena didalamnya terkandung banyak vitamin dan rendah kalori. Selain itu sayuran lainnya adalah bayarm yang memiliki gizi tinggi dan rendah kalori, lalu sayur buncis, leunca, pare dan juga wortel.

  1. Buah-buahan

Buah-buahan mengandung banyak vitamin dan mineral yang sangat berfungsi bagi kesehatan tubuh dan juga emmbantu melancarkan pencernaan. Kandungan di dalam buah dapat membantu meringankan penyakit kista. Buah juga bisa dijadikan sebagai jus dan bisa diminum setiap hari. beberapa jenis buah yang baik untuk penderita kista adalah buah pepaya, belimbing manis, buah tomat, jambu biji, buah jeruk, dan apel malang.

Dengan dibuat menjadi minuman jus, kandungan vitamin semakin banyak dan baik dikonsumsi. Layaknya buah tomat mengandung banyak vitamin danjuga zat likopen yang sangat baik untuk menyembuhkan kista. Selain itu, kandungan buah tomat adalah untuk mencegah penuaan bagi kulit wanita dan cocok untuk diet.

  1. Kayu manis

Kayu manis merupakan jenis rempah-rempah aromatik yang mengandung zat yang dapat menurunkan adanya kadar insulin yang menimbulkan penyakit kista. kayu manis ini bisa diseduh dengan air panas atau dimasukkan pada masakan.

  1. Ikan salmon

Ikan ini mengandung omega 3 dan indeks glikemik yang rendah dan juga memiliki kandungan gizi melimpah, sehingga dapat membantu meningkatkan kadar hormon androgen yang dapat menyembuhkan penyakit kista.

  1. Putih Telur

Putih telur merupakan sumber gizi dan mengandung banyak zat yang dapat menyembuhkan penyakit kista.

Miom Di Rahim Apakah Berbahaya Terhadap Bayi?

miom

Setiap wanita yang telah menikah tentunya ingin segera memiliki seorang anak. Karenaitu, selama proses kehamilan tentunya akan senantiasa menjaga kesehatan hingga sang buah hati terlahir ke dunia. Namun, secara tak terduga bisa saja penyakit muncul tiba-tiba, seperti layaknya penyakit miom yang bisa menempel di dinding rahim dan menghambat kandungan anda yang akhirnya bisa berakibat keguguran.

Karenanya kita senantiasa menjaga kondisi kesehatan baik sebelum hamil dan juga selama masa kehamilan. Anda juga perlu mengetahui beberapa gejala penyakit miom agar anda bisa segera bertindak untuk langsung menghubungi dokter terdekat agar bayi anda tetap berada dalam kondisi sehat dan bisa terlahir dengan sehat dan selamat.

Apa itu penyakit miom?

Perlu anda ketahui bahwa miom merupakan sejenis penyakit tumor jinak yang berada di dinding rahim. Miom disebut juga dengan fibroid atau myoma. Penyakit ini bisa timbul penyakit ini bisatimbul mulai dari sel otot yang berkembang secara tidak normal sebesar kacang polong dan membesar hingga sebutir anggur didalam rahim.

Penyakit ini bisa timbul akibat dari hormon estrogen yang terlalu meningkat. Selain itu juga disebabkan akibat tidak seimbangnya hormon di dalam tubuh, terjadinya obesitas, menu makanan yang tidak baik, daya tahan tubuh yang rendah dan juga akibat faktor keturunan.

Apa saja gejala penyakit miom yang harus diwaspadai?

Terdapat beberapa gejala penyakit miom yang bisa diketahui, sehingga anda bisa lebih berwaspada baik sebelum mengandung atau saat mengandung. Maka anda bisa segera memeriksakan diri jika anda telah mengalaminya, diantaranya adalah:

  • Perut terasa penuh dan kenyang walau anda tidak makan
  • Sering terasa nyeri atau keram perut dan juga nyeri pada pinggul
  • Pernah terjadi keguguran
  • Merasa nyeri ketika sedang berhubungan seksual
  • Gangguan menstruasi seperti tidak lancarnya siklus menstruasi, pendarahan yang terlalu banyak dan masa menstruasi yang terlalu lama.
  • Gejala anemia seperti terasa pusing setelah duduk berlama-lama
  • Tidak lancarnya buang air kecil dan air besar

Adakah pengaruh miom terhadap kandungan?

Sebetulnya setiap penyakit yang melanda disaat sedang dalam masa kehamilan tentu berpengaruh pada sang buah hati seperti halnya miom di rahim. Beberapa pengaruh miom yang berbahaya bagi kandungan adalah:

  1. Jika miom tumbuh di bagian leher rahim maka tentu dapat menghambat kehamilan karena sperma terhambat masuk dan pembuahan sulit terjadi.
  2. Jika miom tumbuh di bagian dinding rahim maka tentu dapat menghambat adanya pmplantasi sel telur yang telah dibuahi, hal ini terjadi pada wanita yang baru hamil.
  3. Jika miom membesar maka dapat menodorng janin dan akhirnya tidak menempel pada dinding rahim sehingga bisa berakibat pada keguguran.
  4. Miom juga dapat mendesak janin hingga plasenta terutama ketika proses melahirkan sehingga akibatnya banyak pendarahan ketika persalinan berlangsung.
  5. Miom juga dapat menghambat masuknya makanan atau nutrisi kepada bayi.

Apa Saja Akibat Haid Tidak Teratur?

mens tidak teratur

Menstruasi atau disebut haid sudah menjadi kodrat bagi wanita, dan karenanya setiap wanita akan mengalami masa haid setelah ia beranjak dewasa. Haid ini bisa terjadi pada waktu siklus menstruasi yakni setiap sebulan sekali dan yang normal adalah sebulan kurang tiga hari. adapun masa haid yang biasa atau umum dialami adalah selama satu minggu atau 7 hari dan adapun yang melebihi 7 hari hingga 14 hari.

Selain itu, adapun wanita yang mengalami haid hanya dua atau tiga hari. terkadang ada pula yang haid pada tiga hari pertama lalu berhenti dan muncul kembali pada beberapa hari kemudian. adapun wanita yang mengalami haid sepanjang satu setengah bulan sekali atau sebulan dua kali dan lainnya. Hal ini merupakan gejala haid yang tidak teratur.

Jika anda mengalami haid yang tidak teratur baik pada masa haid atau siklus menstruasi, atau bahkan tidak lancarnya keluarnya darah haid, misalnya hanya sedikit dalam sepekan atau bahkan terkadang sangat banyak, maka jalannya haid tidak teratur. Karena itu, sebaiknya anda segera periksakan ke dokter sebelum akhirnya terjadi akibat yang tidak diinginkan.

Adapun Beberapa Akibat Haid Tidak Teratur Yang Perlu Anda Ketahui Adalah:

  1. Kanker serviks

Anda harus hati-hati ketika mengalami haid yang tidak teratur. Karena ditakutkan anda terkena gejala kanker serviks. Kanker ini mampu mengancam wanita tanpa diketahui gejala awalnya. Karena itu sebaiknya periksakan ke dokter sebelum jenis kanker ini bisa membunuh anda.

  1. Terganggu kesuburan

Tidak lancarnya haid juga dapat megganggu kesuburan seorang wanita, sehingga terkadang akan sulit hamil. Hal ini bisa saja terjadi saat wanita mengalami kista pada bagian rahim, dan nantinya perlu dioperasi atau melakukan pengobatan jangka panjang.

  1. Panyakit kista

Kista merupakan penyakit tumor jinak yakni kista ovarium yang terjadi pada wanita. Adapun kista folikel yang mengganggu wanita sehingga akan terasa nyeri dan dapat membesar, maka jika kista membesar akan semakin berbahaya.

  1. Polip

Adapun siklus menstruasi yang mengalami pendarahan berat atau jumlah yang besar sehingga harus hati-hati. Karena pendarahan ini bisa menyebabkan polip yang berbahaya bagi tubuh wanita.

  1. Kanker rahim

Adapun penyakit kanker rahim yang memang umum terjadi pada sebagian wanita yang mengalami masa menstruasi tidak seimbang atau tidak normal. Kanker rahim bisa terjadi hingga kanker rahim stadium lanjut yang bisa mengakibatkan banyak pendarahan.

Tentunya sebagai seorang wanita anda perlu waspada. Karena itu anda perlu mengetahui jadwal rutin masa menstruasi sehingga anda bisa memperkirakan apakah siklus menstruasi anda lancar atau tidak. Terkadang hal ini pun disebabkan karena hormon atau fungsi rahim yang mulai melemah. Sebagai seorang wanita yang ingin menjadi ibu dan melahirkan anak, maka sebaiknya hati-hati, karena masalah ini bisa mengganggu rahim anda.